Pada hari Jumat sampai Minggu tanggal 19 – 21 Mei 2017, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Malang melakukan salah satu program kerjanya yaitu Mipa Peduli Pendidikan di Desa Pusung Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Kegiatan yang bertema “Setitik Asa, Menumbuhkan Jiwa Bersaudara dan Brbahagia dengan Sesama” merupakan salah satu program kerja dari kementrian Sosial dan Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa UM 2017. Kegiatan ini melibatkan semua pengurus BEM FMIPA UM, warga setempat dan tak lupa guru dari Sekolah Dasar yang kita jadikan sebagai basecamp. Mipa Peduli Pendidikan mempunyai tujuan diantaranya yaitu mempererat hubungan kekeluargaan antar sesama anggota BEMFA MIPA UM 2017, menumbuhkan rasa kepedulian social kepada sesama manusia, wujud rasa syukur atas karunia Illahi, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai sarana aktualisasi diri dalam membantu sesama.

Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan yang dipandu oleh MC dan dihadiri oleh bapak RT. Setelah pembukaan dilanjutkan acara sosialisasi dari Dinas Sosial mengenai Jamban Sehat karena memang di Dusun Pusung ini belum ada tempat pembuangan air besar yang layak pakai, mereka kebanyakan memakai cara tradisional yaitu dengan menggali tanah dan tanpa ditutupi yang akibatnya bau akan menyebar dan menyebabkan penyakit.

Malamnya dilanjutkan dengan acara tahlil bersama bapak-bapak warga Dusun Pusung dan diisi Mauidhotul Hasanah oleh Pak Presiden BEMFA MIPA yaitu Ahmad Najmi Faris yang menejlaskan tentang pentingnya bersholawat. Dalam acara tahlil tersebut warga sangat berpartisipasi dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang pada acara tersebut.

Sabtu pagi kita melakukan olahraga bersama yang didisi dengan senam bersama dilanjutkan dengan bersih-bersih halaman, sarapan dan dilanjutkan renovasi kamar mandi untuk putra dan pengakaran untuk putri.

Rencana awal yang ingin membangun MCK tidak terlaksana karena memang tidak ada lahan yang bisa digunakan, sehingga oleh pak RT kita disarankan untuk memperbaiki MCK yang setengah jadi, sehingga disana kita membuat saptiteng, mengecat, memberikan pintu, dan juga atap. Pengajaran dilakukan oleh para cewek dan obyek ajarnya yaitu anak SDN Wonorejo IV. Siswa-siswi disana sangat sedikit bahkan kelas 1 dan 3 tidak ada murid sama sekali dan jumlah murid dari kelas 2,4,5,6 kurang lebih hanya 30 siswa dan hanya ada satu guru. Jadi, model pengajaran yang dilakukan

Malamnya dilanjutkan dengan acaea malam keakraban antara warga dan pengurus yang diisi dengan nonton bareng film Jendral Sudirman. Malam itu warga sangat antusias dalam menonton film tersebut. Warga sangat banyak yang datang baik bapak-bapak, ibuk-ibuk dan anak-anak ikut melihat dan sangat menikmati. Malam itu diawali dengan pak BEM menampilkan keahliannya yaitu nyanyi yang diiringi alat musik gitar.

Minggu paginya seperti pagi sebelumnya kita melakukan olahraga bersama dengan senam dan dilanjutkan bersih-bersih halaman.

Dilanjutkan dengan penanaman pohon yang dibantu oleh para warga, pohon yang kita dapatkan merupakan hasil kerja sama BEMFA MIPA dengan perhutani kota Malang, kita mendapatkan pohon sebanyak 130 pohon. Kita menanam di lereng gunung tumpuk dan juga di sela-sela ladang para warga.

Siangnya dilanjutkan pembagian sembako dan baju bekas kepada semua warga di Dusun Pusung. Terakhir kita menyerahlan kenang-kenangan kepada SD dengan diwakili bu guru, sebagai wujud terima kasih kita kepada beliau atas izin yang diberikan kelas-kelas sd dipakai untuk basecamp.WPS Performance Station отзывынасосные станции для дачисайт китайских товаров

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *