Kuliah umum merupakan salah satu program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas MIPA 2017 tepatnya dinaungi oleh bidang pendidikan. Kuliah umum merupakan kegiatan semacam kuliah pada umumnya namun materinya membahas materi di luar mata kuliah atau bisa disebut materi umum. Hal ini bertujuan agar mahasiswa-mahasiswa FMIPA tidak hanya memiliki pengetahuan sebatas mata kuliah yang diampuh melainkan mamiliki pengetahuan umum yang dapat menunjang prestasi mahasiswa-mahasiswa FMIPA. Kuliah umum I sebagian besar diikuti oleh mahasiswa angkatan tua atau mahasiswa yang sedang menempuh ujian skripsi. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya mahasiswa FMIPA banyak yang menginginkan beasiswa luar negeri namun kurangnya fasilitas sehingga hal itu merupakan salah satu penghambat dari keinginan mereka yang tidak bisa tercapai. Kuliah umum ini memilih bekerja sama dengan pihak IDP Education (Internasional Development Program).

IDP Education merupakan perusahaan global dalam bidang jasa penempatan siswa di lembaga pendidikan Internatioanl. Dengan jaringan lebih dari 80 kantor IDP menempatkan siswa di institusi pendidikan Australia dan negara-negara lainnya. Penempatan di semua jenis lembaga yang terdapat di sistem pendidikan, termasuk lembaga pendidikan tinggi setingkat dengan universitas, Vocational Education and Training (VET), sekolah akademi, lembaga sekolah bahasa Inggris (ELICOS) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)

Lembaga IDP tersebut melayani mahasiswa atau siswa dalam hal konsultasi gratis tentang pendidikan di Australia, penempatan di institut Australia sesuai yang diinginkan, membantu proses pendaftaran dan pembayaran sekolah, membantu proses visa, menyelenggarakan test IELTS dan IELTS workshop, menyelenggarakan seminar dan presentasi pendidikan Australia secara gratis. Jadi dalam kuliah umum ini pihak IDP menjelaskan semua tentang beasiswa luar negeri khususnya di Australia kepada para mahasiswa FMIPA.
Alasan Badan Eksekutif Mahasiswa melaksanakan program ini yaitu memfasilitasi para mahasiswa FMIPA yang ingin melanjutkan studinya di luar negeri dengan tanpa biaya. Sekolah di luar negeri dianggap lebih maksimal hasilnya, karena pendidikan di Indonesia masih tertinggal dengan pendidikan di luar negeri khususnya di Australia. Keuntungan bisa belajar di luar negeri salah satunya yaitu memiliki standart hidup tertinggi dunia dengan beragam fasilitas pendidikan, layanaan kesehatan, transportasi, akomodasi, dan rekreasi yang berkualitas prima. Selain itu mahaiswa atau siswa yang belajar di luar negeri juga memiliki lembaga pendidikan berkelas dunia, memiliki keragaman budaya yang harmonis sehingga segala macam masakan internasional dapat ditemukan, Biaya pendidikan terjangkau dan biaya hidup yang rendah, transportasi umum disana juga sangat murah.

Jadi, diharapkan setelah kuliah umum ini dilaksanakan banyak mahasiswa FMIPA yang tertarik dengan beasiswa luar negeri. Hal tersebut dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Diharapkan juga setelah belajar di luar negeri dapat mengubah negara Indonesia menjadi negara maju bukan lagi negara berkembang.Андрей Павелко родителимужские зимние туфлиfree monthly expense sheet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *