Terik matahari meraung raung,udara panas meronta ronta,tak terasakan oleh kami.Beraksi untuk menggalang dana bagi saudara saudara kita yang tertimpa musibah Tanah Longsor di Ponorogo.Aksi adalah salah satu program kerja BEMFA MIPA universitas Negeri Malang sebagai wujud rasa empati terhadap musibah yang sedang dialami oleh masyarakat,sabtu (14/03). Bekerjasama dengan HMJ Fisika Nukleon dan HMJ Kimia Oksigen.Kami menghimpun kesatuan,kekeluargaan,solidaritas tanpa batas,turun kejalan .Berjalan kian kemari menitih kaki demi mengumpulkan secercah rupiah dari masyarakat yang tengah berlalu lalang di jalan,tepatnya di perempatan ITN Kota Malang

Pukul10.00 WIB pagi,kami mulai menyusuri sela sela kendaraan .Dengan senyuman manis dan penuh harap ,kami menyerukan kepada si pengendara “pak/bu,peduli bencana ponorogo,sambil menyodorkan kotak yang kami bawa”,dengan maksud agar si pengendara dapat memberikan sepeser rezekinya untuk dimasukkan ke kotak yang kami bawa bertuliskan ,”kita peduli Ponorogo”.Respon yang kami dapat bermacam – macam,mulai dari menelungkupkan tangan yang berarti “maaf,saya masih belum bisa menyumbang”,dan tidak sedikit yang cuek dengan kami,alkhamdulillah banyak dari pengendara yang bersimpati dan mau menyumbangkan sepeser rupiah untuk aksi penggalangan dana hari ini.”Aksi adalah salah satu wujud solidaritas mahasiswa dan melatih mental untuk turun kejalan sebagai bentuk rasa peduli terhadap musibah yang telah dialami saudara saudara kita.” Tutur ketua Bidang sosial dan masyarakat,Anugrah Pratama Supriyono.

Musibah datang tanpa kita prediksi.Semua adalah kehendak yang Maha Kuasa.Tapi ,Ingat bahwa Allah tidak memberikan cobaan diluar batas kemampuan hamba Nya.Ketika seorang hamba ketekunan ibadahnya sedang meningkat dan keintimannya dengan Tuhan semakin dekat,terkadang Allah memberikannya musibah/masalah.Apakah tujuannya ? tak lain untuk menguji kadar ketaatan sang hamba.Kebanyakan manusia relative mudah untuk taat ketika kondisinya nyaman,sehingga tak butuh perjuangan ekstra keras untuk bisa menunaikan ketaatannya.Padahal iman yang kuat terkadang baru terlihat saat ujian sedang menghebat.Semoga apa yang telah kita lakukan hari ini bernilai ibadah dan dapat bermanfaat bagi saudara saudara kita di Ponorogo.”Gajah mati meninggalkan gadingnya,manusia mati tinggalkan kemanfaatannya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *